Geolistrik Air Tanah Rokan Hilir: Kebun Pak Ali Mukti Titik 2
Empat hari setelah survei pertama selesai, Pak Ali Mukti kembali menghubungi tim kami. Ia memiliki lahan kedua di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir, tidak jauh dari titik yang sudah disurvei sebelumnya, dan ingin tahu apakah potensi air tanahnya serupa. Kami pun kembali turun ke lapangan pada 26 Desember 2021, kali ini di koordinat 2.314794, 100.339741, elevasi 27 mdpl.
Karakter medan di titik kedua ini tidak jauh berbeda dari titik pertama. Lahan terbuka, permukaan relatif datar, dan susunan lapisannya masuk dalam zona endapan aluvial yang sama.

Kondisi Akuifer di Titik Kedua
Seperti lokasi pertama, lapisan bawah tanah di sini terdiri dari endapan aluvium Kuarter berupa kerikil dan pasir berbutir kasar hingga sedang, dengan sisipan lempungan di beberapa bagian. Ini adalah jenis litologi yang paling kondusif untuk pencarian air tanah karena kemampuannya menyimpan dan mengalirkan air cukup baik.
Produktivitas akuifernya tergolong produktif dengan penyebaran luas. Kelulusannya tinggi, keterusan sedang, dengan perkiraan debit yang bisa diperoleh antara 5 hingga 10 liter per detik. Angka itu konsisten dengan hasil di titik pertama dan mempertegas bahwa kawasan kebun Pak Ali Mukti di Rokan Hilir ini memang berada di zona akuifer yang cukup menjanjikan.
Proses Pengukuran Lapangan
Pengukuran menggunakan ADMT 300HT2, alat yang sama dengan yang dipakai di survei pertama. Cara kerjanya memadukan elektroda resistivitas dengan sensor elektromagnetik, dengan jangkauan deteksi hingga 100 sampai 300 meter ke bawah permukaan. Data terekam secara langsung dan dipantau via koneksi wireless ke tablet, dengan visualisasi penampang 2D dan 3D otomatis dari sistem. Produsen mengklaim akurasi 95%, meski seperti biasa kami sampaikan bahwa kondisi geologi aktual di lapangan selalu menjadi penentu akhir.
Proses pengukuran di titik kedua ini berjalan lancar dan efisien, sebagian karena tim sudah familiar dengan karakter geologi area sekitarnya dari survei sebelumnya. Pola resistivitas yang masuk ke layar cukup jelas terbaca, dan zona prospektif bisa diidentifikasi dengan baik.
Hasil dan Informasi Biaya Geolistrik Rokan Hilir
Berdasarkan analisis data, tim merekomendasikan titik pengeboran pada zona yang menunjukkan karakteristik resistivitas paling sesuai dengan lapisan jenuh air di endapan aluvial kasar. Laporan teknis diserahkan kepada Pak Ali Mukti sebagai kelanjutan dari laporan titik pertama, sehingga ia memiliki data lengkap untuk dua lahan sekaligus.
Untuk referensi, biaya survei geolistrik air tanah di Rokan Hilir yang kami kenakan adalah tarif Rp3.000.000 hingga Rp5.000.000 per titik, di luar transportasi dan akomodasi. Dengan dua titik survei yang sudah selesai, Pak Ali Mukti kini punya dasar data yang solid sebelum memulai pengeboran di kedua lahannya.
Bagi pemilik lahan atau kebun di Rokan Hilir yang ingin memiliki sumur bor dengan peluang keberhasilan lebih tinggi, deteksi air tanah lewat geolistrik adalah langkah awal yang tepat sebelum memanggil tim bor. Hubungi kami untuk penjadwalan dan konsultasi survei.