Geolistrik Air Tanah Jakarta Timur: Survei Lokasi PT 2 Kelinci
PT 2 Kelinci butuh sumber air mandiri yang bisa diandalkan untuk operasional di lokasinya di Jakarta Timur. Pengeboran tanpa data bawah tanah yang jelas terlalu berisiko, apalagi di kawasan industri yang padat seperti ini. Atas dasar itu, tim kami dijadwalkan turun ke lapangan dan melaksanakan survei pada 14 September 2026.
Lokasi pengukuran berada di koordinat -6.312222, 106.902500, dengan elevasi 39 mdpl. Sebelum alat dipasang, tim terlebih dahulu menelaah karakter geologi di area tersebut agar proses deteksi air tanah bisa lebih terarah sejak awal.
Karakter Akuifer di Lokasi
Lapisan bawah tanah di lokasi ini terdiri dari endapan lepas berumur Kuarter, dengan komposisi utama berupa lempung tufan, lanau, dan pasir halus. Jenis endapan seperti ini lazim dijumpai di kawasan Jakarta yang memang sebagian besar tersusun dari material hasil sedimentasi jangka panjang.
Dari sisi potensi air, akuifer di sini tergolong produktif sedang dengan penyebaran luas. Keterusannya berada di level sedang, sementara kelulusannya rendah hingga sedang. Perkiraan debit yang bisa diharapkan dari titik yang tepat berkisar antara 2 hingga 5 liter per detik. Angka itu cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional skala pabrik atau gudang, terutama jika dikelola dengan sistem yang baik.
Yang perlu digarisbawahi, kelulusan yang tidak terlalu tinggi berarti air tidak bisa bergerak bebas ke semua arah di lapisan tanah. Pemilihan titik bor yang meleset bisa berujung pada debit yang jauh di bawah ekspektasi. Inilah yang membuat langkah deteksi sumur bor lewat geolistrik menjadi sangat masuk akal sebelum mengeluarkan biaya pengeboran.
Pengukuran Lapangan dengan ADMT 300HT2
Alat yang digunakan dalam survei ini adalah ADMT 300HT2, yang bekerja dengan menggabungkan elektroda resistivitas dan sensor elektromagnetik. Jangkauan deteksinya mencapai 100 sampai 300 meter ke bawah permukaan, dengan data yang bisa dipantau secara langsung melalui koneksi wireless ke tablet di lapangan. Visualisasi penampang tanah tersedia otomatis dalam format 2D maupun 3D. Produsen menyebut tingkat akurasi alatnya mencapai 95%, meski angka itu tetap perlu dikontekstualisasikan dengan kondisi geologi aktual di setiap lokasi.
Di lapangan, proses pengukuran berlangsung tanpa kendala berarti. Area yang cukup lapang memudahkan pemasangan konfigurasi elektroda. Data yang masuk menunjukkan pola resistivitas yang bisa diinterpretasikan dengan baik untuk memetakan sebaran lapisan di bawah titik survei.
Hasil dan Informasi Biaya Survei
Berdasarkan interpretasi data lapangan, tim merekomendasikan titik pengeboran pada zona dengan karakteristik yang paling sesuai untuk mendapatkan air tanah dengan debit optimal. Laporan analisis diserahkan kepada pihak PT 2 Kelinci sebagai acuan teknis sebelum pengeboran dilaksanakan.
Soal biaya survei geolistrik, kami mematok tarif Rp3.000.000 hingga Rp4.000.000 per titik, belum termasuk transportasi dan akomodasi. Tarif ini sudah mencakup seluruh proses, dari pengukuran lapangan, pengolahan data, hingga penyerahan laporan rekomendasi titik bor.
Kawasan industri dan komersial di Jakarta Timur semakin banyak yang memilih jalur ini sebelum memutuskan lokasi pengeboran. Kalau lokasi usaha atau fasilitas Anda di Jakarta Timur juga sedang membutuhkan cari sumber air yang lebih terencana, hubungi kami untuk konsultasi dan penjadwalan survei.