Survei Titik Air Pokmas Manggala Sakti, Tanah Putih Rokan Hilir

Laporan Survei · Rokan Hilir · 15 Sep 2026

Pokmas Manggala Sakti di Desa Manggala, Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir, mengajukan permintaan survei untuk mengetahui potensi air tanah di wilayah mereka. Kelompok masyarakat ini ingin memiliki sumber air bersih yang lebih mandiri, dan mereka memilih untuk melakukan deteksi dulu sebelum memanggil tim bor. Tim kami turun ke lokasi pada 7 September 2022, di koordinat 1.481514, 100.814819, elevasi 38 mdpl.

Secara geografis, lokasi ini berada di dataran Rokan Hilir bagian tengah, dengan karakter lahan yang cukup umum untuk wilayah ini: campuran endapan aluvial dan gambut yang terbentuk dari proses sedimentasi panjang.

Kondisi Akuifer di Desa Manggala

Lapisan bawah tanah di lokasi survei ini tersusun dari endapan aluvial Kuarter, terdiri dari kerakal, kerikil, pasir, lempung, dan gambut. Komposisi seperti ini sangat khas untuk dataran rendah Rokan Hilir yang banyak dipengaruhi oleh endapan sungai bercampur material organik.

Produktivitas akuifernya tergolong produktif sedang dengan penyebaran luas. Kelulusannya tinggi, dan keterusan lapisannya sedang. Kombinasi ini lebih menjanjikan dibanding akuifer gambut produktif kecil yang sering kami temui di area lain Rokan Hilir. Perkiraan debit yang bisa diperoleh dari titik yang tepat berkisar antara 1 hingga 5 liter per detik, cukup untuk kebutuhan komunal warga jika dikelola dengan baik.

Kehadiran gambut dalam litologi tetap perlu diperhitungkan dalam interpretasi data. Gambut memiliki karakteristik resistivitas tersendiri yang bisa memengaruhi pembacaan jika tidak ditangani dengan cermat.

Pengukuran Lapangan dengan ADMT 300HT2

Alat yang digunakan dalam survei ini adalah ADMT 300HT2, yang bekerja dengan memadukan elektroda resistivitas dan sensor elektromagnetik. Jangkauan deteksinya mencapai 100 hingga 300 meter ke bawah permukaan. Data hasil pengukuran bisa dipantau langsung di lapangan melalui koneksi wireless ke tablet, dengan visualisasi penampang tanah 2D dan 3D yang tersedia otomatis dari sistem alat. Produsen mengklaim akurasi deteksinya 95%, meski kondisi aktual di lapangan selalu menjadi penentu akhir kualitas interpretasi.

Proses di lapangan berjalan cukup lancar. Area yang tersedia cukup memadai untuk pemasangan konfigurasi elektroda, dan data yang masuk menunjukkan variasi lapisan yang bisa dibaca dengan baik. Tim mengidentifikasi pola resistivitas yang sesuai dengan indikasi zona jenuh air di lapisan aluvial bawah, dan dari sana penentuan titik bor bisa dilakukan dengan lebih percaya diri.

Ilustrasi Survei Titik Air Pokmas Manggala Sakti, Tanah Putih Rokan Hilir

Rekomendasi Titik Bor dan Informasi Biaya

Hasil analisis data lapangan dijadikan dasar rekomendasi titik pengeboran yang paling prospektif di area survei. Laporan teknis diserahkan kepada pengurus Pokmas Manggala Sakti sebagai panduan sebelum pengeboran dilaksanakan, disertai penjelasan tentang ekspektasi debit yang realistis sesuai karakter akuifer setempat.

Bagi komunitas atau kelompok masyarakat lain yang ingin tahu berapa biaya survei geolistrik air tanah, tarif yang kami kenakan berkisar Rp3.000.000 sampai Rp5.000.000 per titik, belum termasuk transportasi dan akomodasi ke lokasi. Harga itu sudah mencakup pengukuran lapangan, pengolahan data, dan laporan rekomendasi titik bor yang lengkap.

Di Rokan Hilir, kebutuhan air bersih komunal seperti yang diinisiasi Pokmas Manggala Sakti ini semakin banyak didukung dengan survei geolistrik sebagai langkah awal yang tepat. Hubungi kami untuk konsultasi dan penjadwalan survei di lokasi Anda.

← Kembali ke daftar artikel